Institusi?

Posted on May 4, 2012

0


Malem-malem kepikiran,kaya gini. Ketika ditanyain: “jelaskan tentang diri anda!” gw malah nyambung ke institusi. loh? haha. Dari sini lah,ke-ngelantur-an gw bermula. 

Pertama, gw browsing tentang “apa itu institusi” (sbnernya ada bukunya,tp td gw cariin gak ketemu. so bertanyalah pada mbah gugel). ini lah sedikit pengertian tentang institusi:

    • Institusi adalah struktur dan mekanisme dalam tatanan sosial serta sebuah kerjasama yang mengatur perilaku individu dalam suatu kolektivitas manusia.
    • Institusi diidentifikasi dengan tujuan sosial dan keabadian, melampaui kehidupan manusia individu dan niat, dan dengan pembuatan dan penegakan aturan yang mengatur perilaku manusia.
    • Istilah “institusi” biasanya diterapkan pada kebiasaan dan pola perilaku penting bagi masyarakat, serta organisasi formal tertentu seperti,pemerintahan dan pelayanan publik.

Sepengetahuan gw institusi biasa juga disebut lembaga. Jadi kalo gw ditanyai apakah sama Institusi dengan Lembaga? Gw mungkin akan bilang beda! Coz menurut gw, Lembaga sama dengan Institut, yang notabene adalah sebuah wadah, bukan pola. Ini sedikit pengertian tentang Institut:

    • Institut adalah tubuh organisasi permanen diciptakan untuk tujuan tertentu.
    • Kata Institusi berasal dari kata Latin “Institum” yang berarti fasilitas atau kebiasaan; dari kata “Instituere” yang berarti membangun, membuat, meningkatkan atau mendidik.

Mungkin ini makin gak jelas aja! Apa hubungan pertanyaan yang timbul sama Institusi? Haha. Namanya juga ke-ngelantur-an,jadi ya harap maklum aja dah. 

Jadi gini,ada yang udah pernah nonton film Shawshank Redemption? 
Kl ada yang belum? Cepatlah nonton! :p
Bisa didapet dimana nih film? Nyewa banyak tong,d rental vcd or dvd! 😀
Btw,ini info tentang filmnya: Shawshank Redemption

Kalo boleh cerita sedikit (seinget gw juga tapi ya! :D): 

  • Setting di film ini tahun ’40 – ’60an, dan dalam sebuah penjara.
  • Tokoh utama di film ini adalah Tim Robbins & Morgan Freeman.
  • Tim Robbins terkena kasus pembunuhan, Morgan Freeman (lupa gw kasusnya apaan,hehe).
  • Tim Robbins orangnya pendiem (coz dia bekas akuntan tenar,jd tingkahnya gak urakan)
  • Morgan Freeman penghuni lama & jualan barang-barang dalam penjara.
  • Di penjara ini terkenal dengan vonisnya yang lama & aturannya yang strict.
  • Ada salah satu napi, pas masuk masih muda begitu keluar udah mbah-mbah.

Nah,di salah satu scene, ada mantan napi yang meninggal (yang gw critain di atas,point 7) otomatis cepet or lambat beritanya nyebar dikalangan napi. Dia meninggal gantung diri,coz ngerasa dirinya udah gak berguna. Penyebabnya adalah hidupnya kelamaan dipenjara. Dipenjara dia jadi,penjaga perpus & tukang anterin buku dari sel ke sel. Begitu keluar dari penjara, dia bingung mau ngapain (walaupun udah dikasih pekerjaan jd servant cashier di swalayan). Intinya dia shock ngeliat perubahan lingkungan yang gak karuan menurut dia.

Habis berita itu nyebar d kalangan napi, tiba-tiba Tim Robbins tanya ke Morgan Freeman. (seinget gw lagi ya,haha)

Tim Robbins: 
“Gak mau bebas dari penjara?”
Morgan Freeman:
“Gak. Coz gw gak tau bakalan jadi apa diluar sana. Gw ini udah tua,keluarga gw aja udah gak tau ada dimana. Lagian hidup gw udah lama disini,gw dsni lebih berfungsi jadi penjual barang-barang buat napi. di luar sana, mau ngapain? intinya orang-orang disini, termasuk gw, udah terinstitusi sama penjara ini. jadi lebih berguna disini daripada di luar sana.”

Dari situ jawaban gw muncul. kenapa institusi? 
Coz gw berpikir, bener juga suatu keadaan yang membuat kita merasa nyaman akan bikin diri kita terinstitusi dan menikmati kenyamanan itu. Saat lepas dari institusi itu? langsung pertanyaan ini menyergap. Who I am? What should I do?

Jadi menurut gw hidup bebas dari institusi bakalan bikin hidup kita jadi bergejolak. Kalo mau dibilang “Free”, mungkin juga. Tapi maksud gw disni bukan yang “Free” secara harfiah. Gak apa-apa kalo udah terlibat dalam sebuah institusi, sebisa mungkin gali ilmu dari sana. Dan yang penting, jangan lama-lama di dalam sana. Agar kelak tidak terinstitusi. 😀

Mulai saat ini, inilah yang coba gw terapin. Mencoba hidup tanpa institusi. 
Apa mungkin bisa? Jalanin aja dulu. Don’t give up yet,coz it’s not the time!
Terus siapa yang kira-kira bisa hidup kaya begitu? Bohemian or Traveller.

Sekarang gw malah jadi inget film “Into The Wild”. Masih membayangkan nikmatnya jadi seorang Christpher Johnson McCandless a.k.a Alexander Supertramp. 

hahaha.

——————
Agung Rahmadsyah
Malang
09 November 2009
Advertisements
Posted in: Uncategorized